Akhir-Akhir Ini

Akhir-akhir ini rasanya saya menjadi orang yang semakin mudah marah. Well, frasa 'akhir-akhir ini' bukan dimaksudkan cuma sehari atau dua hari, seminggu atau dua minggu. Yaaa kira-kira hitungan bulan lah. 

Saya juga ga ngerti kenapa. 

Apa karena memang persoalan hidup yang semakin banyak dan sulit dijalani atau karena saya yang sudah semakin menjadi tua dan menyebalkan?

Hmm mungkin yang terakhir lebih pas.

Konsep

Dalam perjalanan dari mesin scan ke meja kerja, tiba-tiba saya menyadari sesuatu. Dalam hidup bukan hanya tujuan yang penting. Kita juga butuh konsep.

Dan saya menyadari bahwa saya telah banyak kehilangan konsep, selain sisanya yang memang belum terkonsep dengan benar.

Lalu setelah bekerja beberapa saat, saya melihatnya, dan semua sisa konsep yang masih saya miliki jadi berantakan.

Kemudian saya membuat tulisan ini. Menuliskan kata konsep berkali-kali membuat saya kehilangan maknanya.

Jadi sekarang konsep itu apa?

*telen ludah

Plat Nomer

Selama masa penantian jadinya plat nomer motor, saya dengan lumayan sungguh-sungguh berdoa agar supaya tidak mendapat plat nomer dengan kombinasi huruf akhir YS, SY, YY, EX, U, US, Y, YN, X, YL dan NT.

Setelah beberapa minggu, plat nomer jadi dengan huruf akhir B.

Tuhan memang suka sekali bercanda.