Sakit dan Kangen


Entah kangen karena sakit,
Atau sakit karena kangen,
Siapa yang peduli?
Toh semua tak ada bedanya
Sakit ataupun kangen
Kesembuhannya di luar kuasa manusia
Di luar kuasaku


Harusnya Hari Ini


Jadwalnya buat balikin buku ke perpus, tapi perpus lagi cuti bersama dan baru buka hari rabu nanti. Lumayan, dapat tambahan 2 hari lagi buat baca Pride and Prejudice yang tinggal dikit lagi selesai. Jadi nanti pas balikin buku bisa pinjem buku yang lain, ga perlu perpanjang lagi.

Ngomong-ngomong, novel Pride and Prejudice ini novel pertama yang saya baca setelah cuku lama ga baca novel, kemaren bacanya cuma komik-komik doang. 

Tapi kalau mikir lagi soal buku dan perpus, saya kuatir sebentar lagi udah ga bisa sering-sering ke perpus lagi. Mungkin nge-blog juga. Foto-foto juga. Ah entahlah.

Sekian entri geje kali ini. *uhuk! uhuk!*


Hari Ibu Yang Lalu


X : Eh hari ini hari ibu ya?
Y : Oh iya. Kamu ngasih kado apa ke ibu?
X : Cuma ngucapin terus peluk gitu aja sih hehe.. Kamu?
Y : Nnnggg.. Aku ga ngasih apa-apa, ngucapin aja engga..


I Just (Want To) Called To Say I Love You - Stevie Wonder





Tiba-tiba kangen.
Eh engga ding, selalu kangen.


Cover Film Yang Aneh



Sutradara : Stephen Odang
Tahun : 2007

Judulnya enam.
Tapi kenapa gambarnya tangan dengan 5 jari?!
Harusnya 6 dong. 
Iya kan?


Why Always Me?


Judulnya Balotelli banget nih. Tapi ini bukan tentang Balotelli ataupun Joker.

Ngengat
Di musim-musim seperti sekarang ini memang adalah musim ketika hewan-hewan kecil tiba-tiba muncul entah darimana dan lalu beterbangan, merayap, hinggap dan menyebar di pemukiman dan jalanan, —oh tidak, mereka bahkan memenuhi udara.

Saya tidak tahu hal ini hanya menimpa saya saja atau memang cuma saya saja yang lebay dalam menanggapi, tapi kalian tahu, hewan-hewan kecil rajin banget hadir dalam dalam hari-hari saya dan itu lumayan mengganggu. Misalnya saja kemarin, dalam perjalanan pulang ke rumah saja sudah tak terhitung berapa kali muka saya ditabrak hewan-hewan yang beterbangan itu, tak terhitung lagi berapa kali saya kelilipan. Percayalah, mata saya pernah kelilipan hewan-hewan menyebalkan itu. Malah pernah hampir kelilipan sesuatu yang besarnya hampir sebesar kelereng, tapi untung saya reflek langsung merem dan sesuatu itu cuma berhasil menabrak mataku. Sekedar info, ditabrak benda/ atau hewan kecil apapun saat sedang mengendarai motor dalam kecepatan tinggi itu rasanya sakit loh bikin pusing juga pula. Kalau sampai kelilipan apalagi, tapi sakitnya masih mending sih dibandingkan sakit kelilipan cinta. #halah

Kapan hari ada ngengat hinggap dilengan jaket saya pas lagi nyetir motor, eh kemarin malah ngengatnya ada di ujung helm saya. Kurang heboh? Pas berangkat kerja tadi tiba-tiba muncul ulet nemplok di kaca helm saya. What?!?! Ini ulet darimana coba?? Dan kenapa harus kaca helm saya??? Dan kenapa lagi saya tadi nyebutnya kaca helm ya, itu kan bukan dari kaca? Heheu.

Pernah juga di suatu malam yang biasa aja, saya jadi satu-satunya orang yang dikerubutin nyamuk. Ibu, mbak, mas dan keponakan-keponakan saya lainnya biasa aja. Sampai-sampai lantai di sekeliling tempat saya duduk buat nonton tv  bergelimpangan puluhan jenazah nyamuk akibat saya tepokin. Padahal tumben-tumbenan saya udah mandi 2 kali sehari waktu itu.

Semut juga gitu. Udahlah ga usah saya ceritain gimana sebelnya saya sama mahkluk itu, yang jelas sebel  banget! Naluri  pembunuh saya bisa langsung terbakar kalo lihat semut lagi ganggu, pengen langsung siram semutnya pake bensin lalu bakar!

Sungguh, terkadang saya amat sangat ingin serangga, ulat dan sebangsanya enyah dari muka bumi!!! Tapi jangan. Bagaimanapun saya tidak akan bisa hidup tanpa mereka, sama seperti aku tak bisa hidup tanpa kamu. #eaaa #mulaigombal LOL


Lovely Complex Movie


Still remember with this Lovely Complex?




Kalau udah lupa, mending baca lah dulu disini.

Jadi ceritanya berbulan-bulan lalu saya download movie-nya Lovely Complex ini, tapi lupa buat download subtitle-nya. Baru sekitar minggu kemarin sempet download subtitle-nya dan langsung saya tonton. Lama banget ya haha.

Director : Kitaji Ishikawa
Year : 2006

Atsushi Otani diperankan oleh Teppei Koike. Tampan, tapi bukan jenis tampan yang aku sukai. Manis? Banget, tapi lagi-lagi bukan jenis manis yang aku sukai. Sayang sekali, terpaksa saya harus mengatakan kalau saya lebih suka Otani yang versi komik.

Risa Koizumi diperankan oleh Ema Fujisawa. Cantik, dan giginya rapiiiiiih sekali pake banget. Saya jadi agak iri -..-

Hiro Mizushima
Pemeran dan peran teman-temannya sih ga terlalu mencolok di movie-nya ini. Cuma ada satu yang menarik perhatian saya. Pemeran Suzuki yang bernama Hiro Mizushima. Wajahnya mengingatkan saya pada seseorang yang gigi depannya tengahnya agak renggang (atau agak menghitam ya?), orang yang bilang kalau dia tidak begitu suka coklat.

Ngomong-ngomong soal gigi, ditulisan saya tentang Life of Pi kemarin saya lupa buat ngebahas giginya Pi. Jadi pas masih remaja, lebih tepatnya saat Pi terombang-ambing di lautan bersama Richard Parker, gigi depannya (baca: gigi kelinci) yang sebelah kiri kalau ga salah, itu terlihat patah sedikit. Ga utuh seperti gigi depannya yang sebelah kanan. Tapi anehnya sewaktu dewasa gigi Pi kembali utuh. Gigi depannya sama panjang.

Emang wajar sih, secara pemerannya kan bukan orang yang sama. Tapi harusnya seorang sutradara yang hebat juga harus memperhatikan hal kecil macam begini heuheu

Baiklah, kembali ke Lovely Complex. Kalau soal jalan cerita sih, ga jauh beda sama komik, cuma emang lebih lengkap yang di komik. Ya iyalah, komiknya belasan jilid, di movie-nya ga sampe 2 jam. Sebagai film komedi romantis untuk remaja, lumayan lah bisa menghibur. Saya ragu apa ada penggemar film jepang yang belum nonton, tapi kalau kalian emang belum nonton dan pengen menonton maka saya ucapkan,

Selamat Menonton!
*tapi harus donlod dulu ding :P


Beda Satu Huruf




Objek : LKS Kesenian keponakan saya


I Have a Ship on My Hand






Korban Iklan





*brb beli pocari sweat*


Jerawat


I had my first acne on November 2012


7th December



Sun Rise
Camera 2MP Blackberry Curve 8520


Tanggal 7 dan hari Jumat. 
Entah kenapa terasa seperti sebuah kombinasi yang bagus buat aku. 
Semacam hari baik gitu.
Semoga hari yang baik ini membawa kebaikan bagi semuanya.
Amin.


[Bukan Review] Life of Pi


Kemarin saya nonton bioskop. Nonton film berjudul Life of Pi. Pasti udah pada tau dong kalau film ini di adaptasi dari novel karangan Yann Martel yang sama-sama berjudul Life of Pi.

Kayaknya kemarin itu pertama kalinya saya masuk studio sebelum filmnya dimulai, biasanya telat mulu (dih, kayak sering nonton aja). Karena film belum dimulai , bahkan lampunya aja belum dimatiin, saya jadi sempat ngeliat trailer-trailer yang bakal rilis kemudian disusul dengan pemberitahuan bahwa film yang akan tayang berikut sudah lulus sensor. Pada pemberitahuan itu dituliskan bahwa film Life of Pi termasuk dalam kategori Remaja. Hmm oke, batin saya.

Tapi kemudian saya jadi ingat sesuatu yang saya baca saat browsing tentang jadwal film yang sedang tayang. Saya ingat saya baca ada film Twilight: Breaking Dawn part II sedang ditayangkan juga, dan film itu masuk dalam kategori dewasa. Saya jadi menyadari satu keanehan. 

Saya perhatikan yang kemarin nonton bareng-bareng saya itu kebanyakan sudah bukan remaja lagi, malah kayaknya ga ada yang remaja. Kira-kira usianya di atas 20 tahunan lah. Malah ada rombongan karyawan kantoran yang sepertinya usianya sudah di atas 30 tahunan gitu. Sedangkan kalau saya amati banyak anak-anak SMA yang sudah pada nonton Twilight. Lah ini kenapa yang nonton film remaja malah orang dewasa dan yang nonton film dewasa malah remaja-remaja? Ini kebolak-balik atau kebalik-bolak?? Halah.

Director : Ang Lee
Year : 2012
Ah sudahlah. Mari kita bicarakan soal filmnya.

Life of Pi intinya bercerita tentang kisah perjuangan hidup seorang remaja India bernama Piscine Molitor Patel di tengah samudera bersama dengan  seekor harimau bernama Richard Parker. Ehmm sejak kapan ya harimau saudaraan dengan manusia laba-laba? *langsung dikeplak*

Sejak awal film dikatakan bahwa kisah hidup Pi ini akan membuat seseorang mempercayai keberadaan Tuhan. Dalam beberapa review yang saya baca pun juga mengatakan hal serupa itu. Spiritualitas. Saya rasa itu kata kuncinya. Mungkin.

Sebenarnya kalau ditanya apa tanggapan saya mengenai film ini, terpaksa harus saya bilang bahwa saya kurang begitu paham, selain bahwa Pi menganut 3 agama sekaligus. Argh! Kayaknya otak saya udah makin bego. Tapi walau begitu saya masih sempat menangkap ada kata-kata yang cukup bagus, kata-kata ini diucapkan  oleh bapaknya Pi. Kira-kira begini bunyinya..

Aku lebih suka kamu menentang apa yang aku katakan daripada kamu meyakini sesuatu secara buta

Jadi kesimpulan saya setelah nonton film ini adalah saya jadi makin pengen baca novelnya dan bioskop tempat saya nonton termasuk bintang 5. Itu saja.

Terima kasih.


Saya dan Naskah Lomba Pertama


Masih ingat soal tentang saya mau ikutan lomba cerpen? Kalau ga ingat, baca aja disini.

Sekedar info, hari ini adalah hari terakhir penerimaan naskah ke redaksi. Jika dihitung dengan waktu pengiriman naskah dari surabaya ke jakarta, maka seharusnya kemarin adalah batas maksimal buat saya mengirimkan naskah lomba tersebut. Lalu apakah saya sudah mengirimkan naskah?

Jawabannya sudah. Nggg, ga ada yang peduli juga sih sebenernya, tapi biar saya ceritain sesuatu. 

Cerpen saya baru berhasil saya tambahin pas malam sebelumnya, itu pun cuma sebagian intro aja. Besoknya, begitu nyampe tempat kerja saya langsung ambil posisi buat ngetik. Udah niat banget buat magabut hari itu, secara deadline udah tinggal beberapa jam aja. Bahkan saking pengen fokusnya ngetik nih, saya dengan agak sopannya ngusir temen sebangku saya buat berangkat SO ke ITC cepet-cepet. But life is never flat, biar udah dikondisikan sebaik apapun tetep selalu ada aja cobaannya. Yang pengen minum lah, yang pengen pipis lah, yang laper lah, yang sakit perut lah. Eh tapi yang terakhir ini beneran loh, kemaren sehabis makan siang perut saya malah sakit. Entah kenapa. Dugaan saya sih, karena gugup, eh grogi, emm pokoknya yang semacam itulah.

Setelah sepagian ngetik, saya istirahat sebentar buat makan terus beli-beli materai dan CD, syarat buat pengiriman naskah. Tanggal tua begini bikin saya miris banget buat ngeluarin isi dompet (padahal duit saya ga ditaruh di dompet :P ), belum nanti nge-print-nya. Pedih.

Jam 4 sore-an, naskah saya paksa-paksain buat jadi. Pokoknya ceritanya tamat, apapun yang terjadi. Abis itu saya langsung nyari tempat buat nge-print. Tapi rupanya cobaan belum berhenti, file naskah saya gagal terus buat di burn ke CD, mana udah ga ada waktu dan uang lagi buat beli CD lain. Akhirnya saya pasrah. CD-nya saya kirimin kosong aja gitu. Pas udah di ekspedisi, mbaknya bikin saya makin pasrah, katanya kemungkinan nyampe naskahnya di jakarta itu besok malam yang mana udah bukan jam kantor lagi. Saya jadi ga yakin naskah saya bakal keterima.


Udah terlanjur basah, nyemplung aja sekalian. Naskah tetep saya kirim. Semoga bisa keterima dan menang. Amin.



Jempol


Masih agak sakit gara-gara kemaren tanding Tekken 5 sama sepupu dan keponakan saya. Tapi keliatannya akan semakin membaik dan tidak sampai berlanjut jadi cantengan. Hmmm, ini baru namanya totalitas.

Karakter andalan saya adalah Lee Chaolan. Saya suka jurus tendangan kaki kirinya yang bisa beruntun sampe dobel 5 kali. Saya juga suka kalimat yang dia katakan saat sehabis menang tanding, kalau ga salah begini kalimatnya.

You need to fight with more class

Uh, kalimat itu keren banget menurut saya. Oh ya, tadinya saya kira Hwoarang adalah karakter yang tidak terkalahkan, tapi ternyata Lee (baca: saya) bisa menang mudah dari Hwoarang, bahkan sampe perfect tanpa balasan. Kayaknya ini tergantung skill pemainnya juga sih (baca: saya jago mainnya). Dih, omongan saya udah kayak gamer sejati aja nih, padahal masih cupu haha

Akhir kata, kalau kalian tipe orang sepertiku, hati-hati dengan jempolmu ya saat main Tekken :D


Makan Siang





Terinspirasi postingannya mbak Syam
Selamat Makan!!!


Kedutan


Sudah beberapa bulan ini kelopak mata saya cukup lumayan sering mengalami kedutan. Sebenernya ga cuma di kelopak aja sih, cuma paling sering di daerah situ. Kebanyakan di kelopak mata sebelah kiri, tapi nanti sewaktu-waktu ganti yang sebelah kanan. Pernah juga di bawah mata kiri ataupun kanan. Alis juga pernah. Nggg dimana-mana deh, pokoknya rata-rata di daerah sekitar mata gitu. Kemudian iseng-iseng saya googling. Di sebuah situs yang saya temukan, dikatakan seperti ini :


1. .......
2. .......

7. Kedutan pada alis mata kanan akan berbahagia tetapi terlebih dulu mengalami kesusahan.
8. Kedutan pada alis mata kiri akan bertemu dengan keluarga
9. Kedutan pada kelopak mata kanan atas akan mendapat keuntungan
10. Kedutan pada kelopak mata kiri atas akan bertemu kekasih
11. Kedutan pada kelopak mata kanan bawah akan bersedih

89. .......
90. .......
sumber terselubung.blogspot.com


Karena yang paling sering saya alami belakangan ini di kelopak mata kiri atas, saya baca dong yang nomer sepuluh. Disitu ditulis akan bertemu kekasih katanya. Heuheu padahal saya lagi dicuekin, jangankan bertemu, ngajak ngobrol aja ga bisa. Kekasihku mengabaikanku.

Pembaca : Berarti artinya engga pas dong?
YeN : Yea, lumayan..
Pembaca : Lalu yang salah info di website itu atau kamu dan kekasihmu?
YeN : Yang salah kalian lah, karena percaya aja kalo saya percaya sama beginian hahhaha *dikeplak rame-rame*

Baiklah sebelum kalian semakin tersesat karena membaca entri ini, silahkan langsung saja menuju kesini untuk tahu penyebab kedutan yang sebenarnya.

Sampai jumpa. Selamat malam.




Force Myself


Tidak.. Saya tidak sedang memaksa atau menyiksa diri saya sendiri kok. Tidak dalam artian negatif.

Ini tentang cerpen.

Saya benci mengakui ini, tapi galau memang seringkali membuat kita jadi terinspirasi, termasuk dalam pembuatan cerpen. Berminggu-minggu lalu, saya galau (ukh!), dan kemudian terinspirasi untuk menulis sebuah cerpen. Maka langsung saja saya tulis, walau masih agak kurang detil dan kasar. Tadinya mau saya publish di blog ini. Tapi beberapa waktu kemudian saya dapat info kalau Femina sedang mengadakan lomba cerpen dan cerber. Saya jadi kepengen coba ikutan.

Masalahnya untuk ikutan lomba itu panjang naskah saya harus 6-8 halaman, sedang naskah saya panjangnya cuma 4 halaman aja. Secara hitungan matematika ini gampang banget. Tinggal nambahin tulisan basa-basi sepanjang 2 halaman, beres! Tapi faktanya sampai detik ini naskah itu belum ada penambahan yang berarti. Ada aja alasan sehingga ga jadi-jadi buat nerusin.

Deadline lomba tinggal dua mingguan lagi. Saya harus paksa diri saya. Yea, force myself.


Rambak Ajaib


Seperti yang kalian tau, sekitar dua mingguan ini saya dapat giliran buat jaga stand, gantian sama temen saya. Dih sok populer banget ya saya haha

Singkat cerita, suatu hari ada yang membawakan kami 2 bungkus plastik kerupuk rambak. Pertama kali aku menjumpai rambak itu, salah satunya sudah dalam keadaan terbuka, paling tidak sudah sekitar 1 hari rambak itu dibiarkan terbuka. Walau begitu saat saya periksa ternyata rambak itu masih renyah, saya makan lah kemudian sebagian. Dan sisanya saya biarkan dalam plastik yang terbuka itu

Esok harinya, bungkus yang terbuka itu masih disana dengan isinya yang tanpa saya sangka rupanya masih renyah. Baiklah, sebelum keburu melempem beneran saya habiskan saja rambak yang sudah terbuka itu.

Seperti yang saya bilang tadi, saya jaga stand-nya gantian dengan teman saya, selang-seling masing masing dua hari. Maka Dua hari kemudian setelah saya menghabiskan rambak itu saya jaga stand lagi. Kali ini saya temui sebungkus kerupuk rambak yang tertinggal sudah dalam keadaan terbuka lagi, seperti bungkus yang satunya waktu dulu itu. Jadi kalau tidak 2 hari, maka setidaknya sudah sehari rambak itu dibiarkan dalam keadaan terbuka. Saya periksa. Wow! Rambak ini juga masih renyah. Saya makan lah rambak itu sebagian. Hal yang sama terjadi keesokan harinya.

Tiga hari kemudian, karena ada hari raya Idul Adha giliran jaga saya jadi agak mundur, saya agak heran mendapati kerupuk rambaknya masih ada dan tampak tak berkurang. Lebih heran lagi karena rambak itu masih sama renyahnya seperti saat pertama kali bertemu.

Hmmm this is weird.

Kembali ke dugaan awal sejak mendapati rambak itu masih renyah di bungkus pertama, saya makin yakin kalau rambak ini pasti ada apa-apanya. Sesuatu yang tidak bagus. Mungkin berbahaya. Ya sudah, tak perlu lama lagi saya ambil rambak itu lalu saya makan. Satu, dua dan tiga.. Lumayan..

Untuk beberapa hal kadang memang saya tidak pikir panjang. Saya lapar.


Nostalgia SD


Ini PR lama, hampir setahun lalu sepertinya, yang ngasih juga udah lupa palingan. Tapi berhubung sejak awal aku udah niat ngerjain, jadi ya aku kerjain sekarang. Jadi mari langsung saja, PR ini mengenai hal-hal yang ada di kehidupan masa SD ku.


Guru Terfavorit

Ummm..sepertinya pak Karman. Guru yang mengajar aku saat kelas 3 SD. Pak Karman itu kalau ngasih nilai mesti dikasih komentar. Kalau nilai 100 dikasih tulisan 'very good', kalau dibawahnya itu cuma ditulisin 'good' doang tapi kalau jelek ga ditulisin apa-apa sih..

Gara-gara itu kita semua jadi lomba banyak-banyakan dapat 'very good', termasuk aku. Haha ternyata aku cukup gila pujian juga ya dulu :P

Pak Karman juga sering ngasih kita istilah-istilah baru, kebanyakan sih dari bahasa inggris kalau dulu itu. Pokoknya ngajarnya inovatif lah. Selain itu pak Karman ini juga lucu dan sabar, ahh aku lemah sama orang yang lucu, sabar dan pintar #halah #apasih

Panjang deh kalau mau ceritain semua tentang pak Karman. Yang jelas ngajarnya asik dan walaupun ga ada survey resmi yang bisa membuktikan kebenaran pendapatku ini, sepertinya nilai anak-anak sekelas jadi mengalami peningkatan sewaktu kelas 3 itu.


Guru Killer

Jujur, buat aku ga ada yang namanya guru killer, yang ada cuma guru yang tegas menegakkan aturan. Dan aku sendiri orang yang berpegang pada prinsip 'Ga perlu takut kalau kamu benar', jadi saat anak-anak yang lain bilang guru ini killer atau guru itu killer, sama sekali ga ngefek. Aku santai aja, selama aku ga ngelakuin salah.

Emang sih kadang ada guru yang peraturannya suka mengada-ada, tapi itu oknum sih ya..


Teman Bolos

Ga ada. Seringnya kalau bolos sendirian aja. Soalnya biasanya karena kesiangan sih, masa kesiangan janjian dulu..


Teman Berantem

All boys in class. Eumm..hampir sih. Sampe pukul-pukulan segala. Tapi ini tidak seperti yang kalian bayangkan. Kita tetep temenan kok, kan mukulnya pake sayang #halah :))  (dengan catatan yang posisi mukul itu aku ya haha) 


Jajanan Favorit

Es dan Pentol + kuah. Dulu sewaktu masih di SD yang di Manukan, tiap pulang mesti beli. Tangan kanan pegang plastik pentol, tangan kiri pegang plastik es.

Kalau waktu SD yang di Pandaan aku sukanya nasi goreng yang dibungkus kecil-kecil gitu, 300-an harganya. Enak banget deh rasanya

Kalau SD yang di waru, back to pentol + kuah. Yang jual namanya pak Kabul. Pentolnya enak banget~


Mainan Favorit

Banyak. Aku suka banget main, tapi ga suka main-main. Salah satu yang udah aku mainin sejak belum SD adalah bongkar pasang. Bikinin rumah dan milihin baju buat mbak-mbak yag terbuat dari kertas. Trus waktu kelas 3 aku juga termasuk pasukan elit untuk permainan bola bekel dan permainan aneka macam tepuk. Khusus untuk permainan tepuk itu, kita emang kompak banget jadi bisa sampe cepet banget mainnya, mungkin sampe setara dengan kecepatan cahaya #lebay

Tapi yang paling seru dan universal itu permainan yang pake lari-larian. Semacam maling-malingan (a.k.a polisi-polisian), dolip-dolipan, buaya-buayaan, gobak sodor dsb dsb.


Sepatu Favorit

Sepatu merk Bata warna hitam dengan sol warna putih. Modelnya mirip sneakers yang ankle-nya rendah. Aku pake sepatu itu sampe solnya rusak, bolong gitu deh, padahal bagian atasnya masih bagus. Jadi kalau pakai sepatu itu pas hujan keliatan dari luar oke-oke aja padahal di dalem kaos kaki ku udah basah semua. Kalau pakainya pas musim kemarau suka ada kerikil yang masuk.


Tas Favorit

Ransel. Yang gede, enteng, kuat, bentuknya fleksibel. Kayaknya kalau pas SD, yang paling enak itu tas Dagadu yang beli di Jogja. Dulu sempet sih dibikinin tas sama ibu. Anak-anak lain pada kagum gitu, soalnya ga ada yang pernah dibikinin tas sama ibunya. Aku juga suka banget bentuknya, mirip tas anak-anak SD di Jepang itu. Tapi sayangnya tutup tasnya itu cuma pake 'kretekan', jadi pas diajak lari tutupnya kebuka dan isinya berhamburan. Aku harus menahan diri sekuat hati agar tidak berlari kalau pake tas itu.


Baiklah. Sesuai dengan contoh yang dikasih pemberi PR, kayaknya cukup segitu aja. Terima Kasih.


What's On April? II (Updated!)


Sebelum kalian baca postingan ini, sebaiknya kalian baca What's On April bagian pertama terlebih dahulu deh.

Jadi peristiwa di bulan April yang satunya lagi itu adalah pernikahan teman sebangku saya sewaktu di SMA. Seminggu sebelum hari H, saya dikabari sama teman saya ini kalau dia akan menikah minggu depan. Saya kaget dong, secara beberapa bulan lalu kita ketemu dianya ga bilang apa-apa, sama sekali ga ada clue bahwa dia bakal segera nikah. Lagian nih, temen saya itu masih imut-imut banget, jadi agak-agak gak percaya kalau dia sudah beranjak dewasa hehe

Pada hari resepsi saya pun berencana datang dengan teman saya. Namun karena siangnya teman yang saya ajak ini ada acara di luar kota, jadilah kita agak terlambat banget datang ke resepsi, apalagi lokasi resepsinya juga lumayan jauh sekitar 1 jam lebih perjalanan naik motor. Kayaknya udah kebiasaan banget ya saya telat -____-"

Begitu sampe lokasi, untung aja ga pake nyasar, kita berdua langsung masuk. Di parkiran saya sempet ketemu temen-temen SMA lain yang udah pada mau pulang. Sampe di dalem kita berdua langsung ngobrol-ngobrol aja gitu sama pengantinnya, lah wong udah selesai foto-foto dan ga duduk di pelaminan lagi, udah mau bubaran.

Karena ga kebagian foto di pelaminan, yaudah foto langsung sendiri aja, minta tolong sama orang lewat. Melas banget.


masih ada aja pose victory di tahun 2012

Kedatangan saya semacam unprepared gitu. Lihat aja dandanan saya dan temen saya yang hampir ga keliatan kalau sedang menghadiri resepsi pernikahan, kacau banget. Tapi cakep kan temen saya? ;)


mereka yang beruntung foto di pelaminan

Selesai foto dan makan-makan saya pun pulang. Lumayan juga satu jam perjalanan plus hujan-hujanan dikit. Semoga rumah tangga mereka bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah aja deh.

Entah kenapa kalau sudah ketemu temen-temen gini saya jadi ngerasa kalau cuma saya yang ga bertambah dewasa, tapi muka udah tua. Payah.

Ohiya, waktu itu ada orang yang katanya kaget banget pas aku bilang mau nikahan. Dia kira saya yang mau nikahan, padahal maksudnya saya mau datang ke nikahan gitu. Tau deh itu beneran kaget ato engga. Maaf deh ya tulisannya saya tambahin, kemarin kelupaan soalnya. Ketahuan deh labil banget yang nulis, suka edit-edit isi entri hahau.

Hmmm..akhir kata, semoga berbahagia semuanya!


Jaga Stand


Mulai sore ini tadi saya kebagian tugas buat jaga stand di suatu event. Duduk-duduk sambil ngeliatin jalanan yang ga begitu ramai pengunjung. Agak mati gaya emang kalau sedang jaga di suatu event tapi sepi gini.

Muter lagu dari hape, baca sms, bales sms trus ngeliatin orang-orang di jalanan. Ganti lagu, baca sms, bales sms, ngeliatin orang-orang di jalanan lagi. Ganti lagu lagi, baca sms lagi, bales sms lagi dan lagi-lagi ngeliatin orang-orang di jalanan. Lama-lama ngeliatin orang-orang yang jalan-jalan, saya jadi senyum-senyum sendiri.

Semacam paradoks. Orang-orang yang lewat wajahnya santai-santai, kenapa saya yang jaga stand malah pasang tampang galau gini. Kalau yang jaga tampangnya galau gini, siapa yang bakal mau beli coba?

Apa-apaan



OST Raden Kian Santang - R4 Version (Video)





Di entri kemarin mungkin kalian sudah ada yang dengar suaranya. Kali ini saya upload videonya.
Video ini buatan keponakan saya. Yang nyanyi di video juga keponakan saya.
Oh iya, R4 itu sebenernya singkatan dari nama keponakan saya yang nyanyi ini.
Perkenalkan.
Namanya Rizki Ramadhani Raihana Rahman.

Peringatan bagi yang mau nonton, sebaiknya abaikan kamar berantakan yang jadi background.

Note : Entri ini dibuat cuma untuk kesenangan pribadi saya aja :P


What's On April?


Tepat! Postingan ini memang dibuat untuk menceritakan kejadian yang terjadi pada bulan April kemarin. Entah karena sok sibuk apa saya waktu itu sampai-sampai tidak bisa menulis postingan ini dan baru bisa sekarang ini. 

Jadi ceritanya bulan April kemarin itu salah satu keponakan saya ulang tahun, duh saya lupa tanggal berapa, kalau tidak salah sih tanggal 6. Nah, karena ayahnya itu sudah janji buat ngajak mancing kalau dia ulang tahun, maka jadilah kami pergi beramai-ramai ke pemancingan yang terletak di Sidoarjo.


Bangunan tempat makan dan kantor pengelola pemancingan 

Ini dia keponakan saya yang ulang tahun

Sudah datang ke pemancingan, rugi dong kalo ga nyoba mancing. Saya pun nyoba mancing dengan menggunakan umpan pelet, pilih yang gampang masangnya.. Tapi sodara-sodara, rupanya ikan-ikan di kolam ini imannya kuat-kuat, jadi ga mempan di pelet! Yang ada peletnya dimakan, tapi ikannya ga nyangkut di kail. Entah dimakan entah lepas sih sebenernya, yang pasti umpan ilang tapi ikan ga dapet.

Jadilah kemudian saya coba ganti umpannya pakai cacing. Berhubung geli, maka saya serahkan tugas mulia ini pada sodara dan keponakan saya, saya sih bagian pegang pancing aja haha.


Pasang cacing di kail
Kemudian menunggu ada ikan yang nyangkut

Setelah menunggu agak sedikit cukup lumayan lama, saya berhasil mancing sodara! Kali ini pelet saya berhasil #eh. Begitu kerasa umpannya kemakan, langsung saya tarik itu pancing, tapi begitu ikannya udah sampe pinggir saya bingung karena ga berani pegang. Untung kemudian ada budhe saya yang nangkep dan ngelepasin kailnya dari mulut ikan. Trus langsung dimasukin ke jala. Kasihan mulutnya berdarah-darah. 


Hasil tangkapan saya

Sok detektif2an, pake di ukur segala :P

Ikan apa ya namanya, patin ato gabus kalo ga salah. Ukurannya lumayan besar, lebih besar dari ukuran sepatu saya, beratnya kurang lebih sekitar 1kg-an

Kita di pemancingan sampe agak sore. Namun sayang, rupanya sodara-sodara saya sebagian tidak seberuntung saya, mereka tidak berhasil memancing ikan satu pun sampe pulang.


Mereka yang kurang beruntung

Sudah kenyang makan, sudah capek mancing, kita pun pulang. Ini pengalaman pertama mancing yang menyenangkan buat saya

Ohiya ada satu lagi kejadian di bulan April. Tapi saya ceritain besok-besok aja, soalnya fotonya ketinggalan di laptop kakak saya.

Baiklaaahh, Happy Sunday ya! Apa ada yang mancing hari ini?


Leafless Tree





Time : Senin pagi entah kapan
Lokasi : Dekat Driyorejo Gresik
Tools : Kamera 2.0MP Blackberry Curve 8520 


Foto ini saya ambil pada pagi hari saat melewati jalan pintas dari rumah kakak saya menuju Surabaya. Saya terpesona sama pohon dan backgroundnya dan jalannya pokoknya semuanya deh. Beberapa hari kemudian saya lewat situ lagi sewaktu pulang dari Surabaya ke rumah kakak, saya baru tahu kalau pohon-pohon yang saya foto ini ternyata tumbuh di areal pemakaman.


OST Raden Kian Santang - R4 Version


Raden Kian Santang, kalau tidak salah adalah salah satu tokoh tasawuf dari tanah pasundan yang ceritanya melegenda, khususnya di hati masarakat pasundan dan kaum tasawuf ditanah air pada umumnya (info dari google). Belakangan ini saya perhatikan ada serial tentang Raden Kian Santang ini di televisi, kalau tidak salah sih diputar di MNC TV. Saya ga pernah lihat sih, cuma saya sering dengar keponakan saya nyanyiin soundtracknya yang judulnya Sang Prabu.

Tadi siang saya barusan upload OST Kian Santang yang R4 version. Apa itu R4 version? Coba aja download dulu, you'll got a surprise LOL *tawa mencurigakan*



Usaha Mengabadikan Yang Tidak Abadi 2


Satu tahun lebih Hamida's Note memakai template bikinan John Terro, emm maksud saya Iskandar Dzulkarnain. Karena ingin penampilan baru, akhirnya pada 1 Agustus kemarin saya mengganti template blog ini dengan template gratisan yang banyak beredar di internet. Tadinya saya berniat jika akan ganti template, maka itu adalah dengan template bikinan saya sendiri. Namun apa daya, saya belum mampu  tapi udah keburu pengen ganti template baru aja hahahhu 

Berhubung pakai template gratisan, bukan custom, jadi perlu ada beberapa bagian yang butuh penyesuaian. Tapi karena saya amatir, template nya malah jadi cacat. Buat pengunjung setia Hamida's Note pasti tahu dimana letak cacatnya.

Syukurlah kemudian Tuhan mengirimkan orang yang rela bikinin template buat saya. Miss Enny Law, pengelola dan designer blog di BlogSpot Design. Berikut full screenshot template bikinan Enny Law.

Klik gambar untuk liat lebih jelas

Pada pembuatan template ini, awalnya saya cuma minta header melayang, single column untuk post dan 3 column untuk footer. Dengan warna tema hitam, merah dan biru. Tapi makin kesini saya nya makin cerewet, yang soal font lah, yang soal warna lah dsb dsb. Sory ya En, sudah merepotkan :P

Demikianlah, akhirnya template ini saya pakai sejak September kemarin. Terima kasih ya Enny Law. Semoga Sukses. :)


Home - Chris Daughtry




Lagu yang enak. Tapi ada satu hal yang selalu bikin saya ga bisa fokus kalau nyanyi lagu ini. Liriknya itu loh..

Coba kalian dengarkan liriknya pada bagian "But these places and these faces are getting old". Lebih spesifiknya pada bagian pengucapan kata 'faces'. Ga tahu kenapa ya di kuping saya ini, kata itu jadi terdengar seperti feses -.-"

Lagu yang harusnya terasa syahdu tiba-tiba berubah jadi terasa agak menjijikan. Saya jadi suka senyum-senyum sendiri kalau denger. Dasar kuping katrok mungkin ya.


Baby, I Love You - Tiffany Alvord


Hahaha saya keracunan lagi.

Jadi ceritanya hari Jum'at kemarin, karena lagi sok nganggur ga ada kerjaan, saya ubek-ubek youtube buat nyari video lagu Simple Plan-Perfect yang di cover sama mbak Sabrina Orial. Awalnya saya ga tahu nama lengkap mbaknya, saya cuma tahu namanya Sabrina doang, itu pun tahunya setelah saya tanyakan namanya ke salah satu temanku. Di luar dugaan, video dengan keyword Sabrina dan cover dan perfect dan simple plan itu ternyata banyak banget, tapi video yang aku cari ga ada, bahkan nyerempet pun engga.

Twinkle Twinkle - L'Arc~En~Ciel


Mending sekarang saya ditemenin om Hyde aja dulu..





Twinkle Twinkle
Lyrics: ken Music: ken

Yume wa hakanaki yume wa mada sono me ni netsu wo tsutaete iru no?
Sora ni kono te wo ima sora he todoka nai mama kazashite miyou

Tentang Tinggi


Banyak orang di dunia memimpikan dapat terbang bebas dan lepas. Tapi itu bukan saya.

Memang saya bukan orang yang sangat takut ketinggian. Yang akan teriak-teriak histeris hanya untuk naik tangga atau berada di gedung yang tinggi. Saya biasa aja dengan itu semua, tapi semua jadi beda saat saya berada di atas sana tanpa ada sesutau yang kokoh untuk dijadikan pegangan. 

It just feels like.. losing control.

Pernah dulu sewaktu kecil, saya main-main di mall sama sepupu. Terus dia minta naik wahana helikopter yang bisa muter-muter. Saya panik tapi tetep aja ngangguk waktu diajakin naik. Maklum, saya emang cool, udah bawaan lahir. Lagian masa kalah sama sepupu yang masih TK. Kemudian walau harus sambil pegangan ke bangkunya erat-erat, I did it. That's not so scary actually.. *lap keringet dingin*

Yang lebih mengerikan dari itu adalah tak adanya pegangan. Seperti yang kalian tahu, hidup itu perlu pegangan. Berpegang pada prinsip, pada komitmen, pada janji.

Jadi kesimpulannya, saya bukan orang yang mendambakan dapat terbang bebas lepas di angkasa, tapi mungkin boleh juga kalau saya adalah pengendali udara ahhaha #ObsesiAvatar *dilempar sendal*


Polisi Tidur


Jalan raya di kota mu ada polisi tidurnya ga? Semoga saja tidak ada. Karena, kalian tahu, itu menyebalkan.

Entah karena sedang nge-tren atau apa, belakangan semakin banyak saja polisi tidur yang bertebaran di jalan raya di Surabaya. Kalian tahu kan? Gundukan yang melintang di tengah jalan itu looo... Padahal dulu setahu saya, lazimnya polisi tidur hanya akan ditemui di jalan kecil atau di gang yang banyak anak kecilnya. Tapi sekarang polisi tidur sudah merambah ke jalan besar bahkan kalau tidak salah di jalan tol juga ada. Untuk lebih jelasnya silahkan liat gambar di bawah ini.


Jl. Ir. Soekarno


Garis-garis putih melintang itu adalah polisi tidur. Kecil sih, tapi langsung 4 biji dan itu ganggu banget menurut saya. Secara ya, kecepatan normal untuk jalan raya sebesar itu kan antara 40-60km/jam, dengan adanya polisi tidur itu kita harus mengurangi kecepatan sampai dengan 20km/jam bahkan bisa kurang dari itu kalau motor kalian skoknya ga asik, biar polisi tidurnya ga terlalu kerasa.

Keadaan ini bisa saja semakin buruk, dari tidak nyaman menjadi berbahaya kalau sampai ada pengendara yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi tidak menyadari bahwa disitu ada polisi tidur. Pengendara itu akan cenderung jadi nge-rem mendadak, yang bisa membahayakan diri sendiri dan pengendara di belakangnya. Tidak hanya itu. Ini juga bahaya buat muda-mudi yang boncengan naik motor. Udah pernah liat iklan dari pengaman yang jenisnya dotted kan? You know what i mean lah ya. Saya jadi agak curiga yang bikin polisi tidur itu terinspirasi dari iklan itu #ngaco

Saya kira tujuannya sebenarnya memang bagus, yaitu agar pengendara motor dan mobil menjaga kecepatan laju kendaraannya, tapi apa ga ada cara lain? Cara yang agak enakan dikit gitu. Kalau begini kan jadi kasihan motorku.. jiwanya terguncang tiap lewat jalan itu. *elus motor* #apasih


Kena Disabled


Dasar lagi eror!

Akun Google Rizhani jadi kena disabled. Jadi ceritanya tadi sewaktu mau daftarin Rizhani untuk buat akun G+, saya diminta untuk memasukkan tanggal lahir. Karena tidak tahu kapan persisnya Rizhani berdiri maka saya pun memasukkan tanggal lahir saya, tapi tidak dengan tahunnya. Tahunnya itu mau saya bikin sesuai dengan tahun Rizhani berdiri. Dan lalu saya ketiklah itu, tahun 2006.

Oon banget!!! Akunnya langsung kena disabled karena umurnya belum 13 tahun. Saya lupa kalau harus berumur minimal 13 tahun buat daftar socmed.


Ahh gimana nih? Padahal ini akun yang dipake buat login ke Google Analytics websitenya Rizhani, dan saya juga ada tugas buat mantau itu tiap hari T.T


Kisah Sedih di Hari Senin


Kemarin sore saya dapat kabar sedih. Salah satu keponakan saya, lebih tepatnya anak dari salah seorang sepupu saya, dikabarkan meninggal dunia. Karena infeksi paru-paru. Namanya Fayyaza Nadhira Darmawan yang masih berumur 23 bulan.

Sepulang kerja saya berangkat melayat ke rumah saudara saya itu. Biasanya kalau pergi ke rumah saudara, saya selalu ditemani ibu atau kakak saya, tapi kali itu saya berangkat sendiri. Sewaktu saya sampai disana saya disambut salah seorang sepupu saya lain, lalu dipersilahkan duduk di teras, lalu saudara saya masuk ke dalam. Saya merasa agak aneh. Tak lama, ayah dari Ayya muncul, dan dengan agak kaget berkata..
"Loh gimana sih X (saudara yang menyambut saya tadi) ini? Wong YeN gini loh.. Ayo YeN sini masuk aja."
Rupanya sepupu saya yang tadi mengira saya adalah tamu/teman dari orang tua almarhum. Menjadi Yang Terlupakan lagi. Satu lagi orang yang lupa saya.

Saya memang termasuk pendiam, tapi kalau sudah acara melayat sendiri begini, bikin saya lebih pendiam lagi. Saya ga berani tanya soal meninggalnya kenapa dan bagaimana. Abisnya ga lucu kan kalau nanti pas baru tanya aja saya udah nangis-nangis, sedangkan orang yang kena musibah justru udah terlihat mulai kuat. Dulu sewaktu ada ayah teman saya yang meninggal pun begitu. Sampai-sampai aku ga bisa jawab persisnya meninggal karena apa pas ditanyain sama ibu dirumah.

Syukurlah kemudian ada budhe yang menceritakan semuanya pada saya. Semoga keluarga yang ditinggalkan Ayya diberi ketabahan. Amin.


Catatan Minggu Pagi 09092012


Sabtu lalu, seperti biasa saya datang ke perpustakaan. Karena serial komik Rough yang aku cari sedang dipinjam makan aku pun meminjam serial komik Beautiful Sunshine. Membaca komik tidak membutuhkan waktu yang banyak sebenarnya..paling 1 jam juga selesai bahkan mungkin bisa kurang, tapi karena sibuk ini itu maka baru semalam saya bisa merelakan waktu membacanya dan baru selesai pagi ini. Hmm saya bakal kena denda nih karena telat.

Great story, seperti komik-komik Adachi Mitsuru lainnya, dan lagi-lagi membuat saya jadi suka banget sama karakter-karakternya. Kebetulan dalam komik yang satu ini namanya Yusaku Takasugi, kyaaa ♥  ♥  #halah

 Oh ya seusai membaca tadi rupanya dibelakang komiknya ada esai yang ditulis untuk Adachi, dan aku baca. Isinya kurang lebih seperti ini : 


Menghadap Buku Adachi San

Pertama kali aku bertemu dengan karya Adachi San, saat aku kelas 3 SMP. Saat itu aku berpikir, sebentar lagi aku harus memikirkan masa depanku dan aku harus memulai sesuatu, sehingga aku pun mengikuti audisi untuk tokoh utama suatu film. Aku gagal mendapatkan peran itu, tapi tak lama kemudian aku mendapat pekerjaan sebagai pengisi suara animasi MIYUKI yang disiarkan oleh TV Fuji. Waktu itu aku bingung karena sama sekali tidak mengerti mengenai pekerjaan sebagai pengisi suara. Namun, kupikir, yang penting aku harus coba membaca bukunya dahulu, makanya langsung aku menyerbu toko buku. Saat itulah pertama kali aku bertemu dengan karya Adachi San.
Manga itu, biasanya dibaca dengan 'mata', akan tetapi waktu itu untuk pertama kalinya, aku tenggelam dalam bacaan yang kubaca keras-keras. Karya yang berisi kebaikan orang-orang yang ditulis Adachi San dengan keseriusan tersembunyi yang pasti ada dalam humornya, timing yang unik.. hembusan napas terasa dalam tiap kotak yang gemerlap.. Setelah dipikir, kusadari bahwa ini sulit.
"Dialog yang seperti ini, begitu akan diucapkan, nggak mungkin terucap yaa.." karena kejujuran intisari yang mengharukan seperti itu penuh menghiasinya. Sekarang, aku mampu menganalisisnya sehingga cocok pada diriku sendiri seperti ini, namun aku yang waktu itu, hanya seperti fast ball dan cuma mampu mengidentifikasikan diri sebagai Miyuki Wakamatsu. Imejnya mungkin rusak karena pengucapan dialognya. Dan pada para pembaca yang menjadi marah, dengan meminjam kesempatan ini, aku memohon maaf sebesar-besarnya.
Kemudian, kali ini setelah membaca Beautiful Sunshine! aku mempunyai pendapat yang baru. Sebenarnya karakterku mirip dengan Kasumi Kishimoto. Tentu saja, aku tidak bisa memperlakukan orang sampai seperti ini, tapi begitu melihat Kasumi, aku jadi terus mengangguk-angguk sambil berpikir,"Nggak salah lagi, aku pun pasti akan bertindak seperti ini." atau, "Hmm, pas sekali dia berlaku seperti ini disaat seperti ini!" Pasti ada banyak pembaca perempuan yang terus merasakan kedekatan yang seperti ini ya.
Lalu, hanya ada satu yang kusesalkan. Sepertinya sulit sekali ada laki-laki yang pengertian dan tenang seperti Yusaku.. Di Adachi World, hampir tak terlihat perang mulut antara laki-laki dan perempuan (semua memiliki suatu bagian yang rendah hati). Kalau kenyataannya benar seperti ini, betapa damainya... Bukan hanya itu, antara Yusaku dan Katsuhiko, walau karakter mereka benar-benar berbeda, keduanya merupakan laki-laki yang penuh daya tarik. Bagaimana mereka memperebutkan Kasumi? Kita ingin meneruskan membaca sedikit lagi ya. Namun, karena cerita yang ditulis Adachi San tidak cocok dengan sad ending, kita bisa membalik halaman dengan tenang. Oleh karena itu seruan,"Aku ingin ceritanya berlanjut!" juga menjadi salah satu faktor daya tarik Adachi World bukan? Bagaimana jika untuk menjawab keinginan para penggemar, tolong beri tahu kami cerita selanjutnya Adachi San?


Haha lumayan panjang juga ya. Jadi, itu adalah esai yang ditulis oleh Ogino Miyoko. Lahir di Perfektur Chiba tanggal 10 Desember 1968. Merupakan seorang artis dan penyanyi. Golongan darah B. Debut sebagai penyanyi di tahun '84 dengan lagu 'Mirai Koukai'. Mempunyai banyak lagu hit seperti 'Roppongi Junjouha', 'Coffe Rumba', dll. Aktif dalam film dan drama TV. Karya utamanya 'Kouen Doori no Nekotachi', 'Rinrinto', 'Nagoya Okane Monogatari', dll. Menjadi pengisi suara dalam animasi TV 'Miyuki' karya Adachi Mitsuru, berperan sebagai Miyuki Wakamatsu. Hobinya menikmati film dan menggambar ilustrasi.

Oke, ini memang bukan postingan yang terlalu penting, bahkan mungkin sangat tidak penting. Tapi kesamaan tanggal lahir dan golongan darah penulis esainya membuat saya ingin menuliskannya disini hehheu.

Dan satu hal lagi yang ingin saya tulis. Semalam saya mimpi menang lomba balapan lari sprint. Ga tau kenapa saya jadi senang. Menang dan sprint, sepertinya itu yang jadi penyebabnya, karena biasanya saya lemah di sprint dan agak lumayan lah kalau marathon. Eumm tapi itu dulu sih hahhau.

Baiklaaah.. Happy Sunday semuanyaa.. ^^

Naik Motor Masih Perlu Punya SIM?



Kemarin rekan kerjaku minta ijin ke masbos buat datang terlambat besoknya, karena dia akan mengikuti ujian SIM C. Saya kepikiran.

Hari ini, seperti yang sudah dibilang kemarin, dia datang terlambat. Dia datang sekitar jam 11 siang, lalu masbos bertanya padanya,

“Gimana X, ujiannya lulus?”

“Hehe gak lulus mas..”

“Kamu berangkat sendiri tadi?”

“Iya.”

“Naik motor?”

“Iya. Dari sana tadi langsung berangkat kesini.”

Nah, sudah tahu dimana letak keanehannya? Hal ini sudah saya duga, dan ini bikin saya kepikiran sejak kemarin. Bagaimana mungkin seseorang yang tidak punya SIM untuk mengendarai motor bisa dengan leluasa datang mengikuti ujian SIM dengan mengendarai motor sendiri? 

Lalu sebenarnya dimana sih letak nilai penting dari memiliki sebuah SIM?



E-ktp Saya Sudah Jadi


E-ktp saya sudah jadi loh sodara-sodara :D
Kemarin Sabtu saya libur kerja, jadilah baru bisa ambil e-ktp yang sebenarnya sudah jadi sejak hari Minggu lalu. Terus kayak gimana sih bentuknya e-ktp? Apa benar-benar seperti ATM? Ternyata enggak juga sodara. Langsung simak aja gambar e-ktp dibawah ini.



Ga seheboh waktu pemotretannya yang sampai ngantri berhari-hari #lebay. Untuk pengambilannya ternyata cukup bawa surat undangan pengambilan, ktp lama yang asli plus 2 lembar fotocopy-annya ke kecamatan. Oh iya, sedikit tips sewaktu fotocopy nanti kertas yang ada di sekililing hasil fotocopy ktp nya jangan dipotong, soalnya fotocopy ktp itu nanti akan dikasih stempel legalisir. Jadi jangan lupa bilang ya ke tukang fotocopy nya..

Nah, setelah berkas-berkas tadi itu kita serahkan, tinggal nunggu dipanggil buat ambil sidik jari telunjuk kanan kita. Sepertinya itu semacam untuk tanda bahwa e-ktp nya sudah diambil dan mulai aktif dipakai. Kalau dihitung-hitung, pengambilan e-ktp saya kemarin itu paling cuma menghabiskan waktu antara 15-20 menit aja. Kebetulan gak ngantri soalnya hehe.

 Jadi apa kesan-kesan dari pengambilan e-ktp kali ini? Kalau dari pengambilan e-ktp nya sendiri sih biasa aja, seperti yang kalian baca, itu mudah dan cepat asalkan ga banyak yang ngantri. Yang bikin keki itu justru kejadian setelahnya.  Saya tiba-tiba dimintain nomer HP sama orang. You know, the awkward moment is when a man from nowhere ask your number for nothing. *tsaaah bener ga tuh bahasanya*

Ga dikasih ntar dikira ge er, sombong dsb dsb. Tapi kalau dikasih jadi agak was-was juga kan. Baiklaaah tertawakan saja saya semaumu, tapi lalu bagaimana dengan e-ktp mu. Sudah jadi belum?


Draft dan Hadiah


Seiring dengan meningkatnya harga sembako menjelang hari raya, belakangan jumlah draft di dashboard saya juga meningkat dengan cukup signifikan. Cukup banyak hal yang ingin saya posting tapi setiap mau ngetik saya lalu merasa topik  itu terlalu berat untuk diketik sambil kerja dan saya perlu waktu lebih dan konsentrasi untuk mengetiknya, lalu ditunda, lalu ada ide lain lagi, lalu merasa itu terlalu berat lagi, lalu ditunda lagi dst dst.

Iya, kebiasaan menunda-nunda itu tidak bagus. Jangan ditiru ya.

Jadi begitulah, maka dari itu sekarang saya bikin entri yang enteng dulu. Kabar bahagia minggu ini. Saya menang angket berhadiah :D

Alhamdulillah yah :P


Saya tahu ada angket itu dari postingannya mbak Ila di facebook. Makasih ya :D #padahaldiagabacablogini

Gara-gara menang sekali itu, jadi pengen ikutan giveaway yang lain-lainnya juga. Ini saya sudah ada 1 draft hehe. Oh dan satu lagi, ada kuis dari Pakdhe Cholik. Kuisnya itu disuruh menebak berapa nomer hapenya pakdhe dari kode yang pakdhe kasih. Hadiahnya lumayan loh, 250rb. Coba ikutan pecahin kodenya pakdhe yuk! Ntar kalo kalian tahu jawabannya, hadiahnya bagi dua ya :))

Puasa tinggal dua hari lagi. Selamat mempersiapkan lebaran ya :)

Om Hyde Dalam Video Klip Gigi


Assalamu'alaikum.. #tsaah

Ramadhan sudah memasuki hari ke-22(atau 23 buat yang puasa mulai tanggal 20). Lebaran makin dekat. Deadline KP(TA) saya juga makin dekat T.T #curcoldikit

Btw biasanya kalian nonton acara apa nih kalau pas waktu sahur dan buka? Kalau saya sih biasanya nonton serial Para Pencari Tuhan (PPT).

Ada satu hal yang mau saya bahas mengenai serial tersebut yang tayang tahun ini. Seperti kalian tahu, mulai dari jilid 2 sampai jilid 5 kemarin soundtrack dari serial PPT digarap oleh group band GIGI. Rupanya untuk tahun ini, yaitu jilid 6, soundtrack PPT kembali digarap oleh GIGI. Nah, dari video klip lagu endingnya itu(Aku dan Aku) saya merasa ada sesuatu. Setelah saya ingat-ingat, rupanya sesuatu itu adalah gaya rambut Armand Maulana, sang vokalis. Saya ngerasa gaya rambutnya itu mirip dengan gaya rambut Hyde dalam video klip Neo Universe. Sama-sama dikasih gel sampai kaku dan disisir ke belakang. Coba liat deh fotonya..


source: kapanlagi.com


source: capture dari youtube.com

Cuma beda dikuncir aja sih. Armand dikuncir dan Hyde enggak.

Baiklah saya harus kembali memikirkan KP saya yang belum selesai. Wassalam.


Lupa


Ingatan jangka pendek saya agak payah. Untuk beberapa hal ingatan saya memang bisa jadi sangat kuat, tapi untuk beberapa hal lain ingatan saya bisa jadi sangat sangat payah. Gara-gara ini saya pernah sampai harus mondar-mandir keluar-masuk kamar mandi sampai lebih dari 5  kali, sebelum akhirnya bisa mandi dengan tenang. 

Pertama lupa bawa baju ganti, keluar kamar mandi buat ambil. Lalu lupa bawa celana panjang yang baru buat ganti, akhirnya keluar kamar mandi lagi. Udah di dalem lagi, eh lupa belum beli shampo, jadi keluar lagi deh. Masuk lagi, aku pikir udah semuanya, tapi lalu sadar kalau belum bawa handuk, keluar lagi jadinya. Begitu terus sampai berkali-kali. Mandi belum mulai, udah capek duluan aja. Jangan-jangan kalau dihitung udah sampai 10.000 langkah saya jalan buat mondar-mandirnya doang #lebay

Itu dia salah satu alasan kenapa saya males mandi #eh #alibi

Nah bicara soal lupa, kapan hari itu ada kejadian aneh. Saya lagi enak-enak makan, enak-enak chatingan, enak-enak baca komik dan bersantai saat itu. Lama-kelamaan saya merasa ada yang aneh. Serasa ada sesuatu yang bergerak dan sayup-sayup terdengar suara dengungan. Saya bertanya-tanya pada diri sendiri, ini suara-suara apa ya?

Oh, rupanya itu kipas angin milik saya yang sedang menyala. Saya agak lega, lalu menghadapkan kipas angin ke arah saya, daripada ngipasin tempat yang ga ada orangnya. Mubazir.

Eh tapi sejak kapan kipas angin saya menyala?!?!

Beneran, saya sama sekali tidak ingat kalau saya sudah menyalakan kipas angin. Dan kebetulan waktu itu saya lagi sendiri dirumah. Ah bukan, ini pasti bukan apa-apa, paling cuma saya yang lupa, saya kan pelupa. Ya, saya pelupa.

Waktu berlalu. Sudah waktunya tidur. Saya pun bersiap tidur. Hmmm udaranya jadi agak dingin  sekarang, lebih baik dimatikan saja  kipas anginnya. Hemat energi. Saya matikan kipas anginnya lalu segera berangkat tidur.

Pukul 3 pagi saya bangun untuk sahur. Saya takjub! Hebat sekali saya, sampai bisa lupa lagi kapan menyalakan kipas angin. Ya, saya mendapati kipas angin saya sudah menyala lagi sewaktu bangun tidur, dan lagi-lagi saya tidak ingat kapan saya menyalakan kipas angin itu.

Ini keren! Saya benar-benar pelupa.


KOIN


2 koin 500an dan 2 koin 200an. 

Jumlahnya 1400. Ditambah dengan beberapa lembar uang kertas. Hmm, cukuplah.

Aku berangkat belanja. Aku termasuk orang tidak suka menaruh uang dalam dompet, bahkan seringkali aku bepergian tanpa membawa dompet. Hal ini secara otomatis membuat keberadaan uang receh yg agak terlalu banyak akan jadi sedikit mengganggu. Aku pun berniat menghabiskan uang recehku dengan membelanjakannya.

L'arc~en~ciel Konser di Jakarta (kali ini beneran), 2 Mei 2012


Dream come true.

Kalimat itu benar-benar tepat untuk menggambarkan kedatangan L'arc~en~ciel untuk konser di Indonesia pada tanggal 2 Mei kemarin. Bagaimana tidak? Sudah bertahun-tahun Cielers di Indonesia mengharapkan Laruku tampil disini tapi tak kunjung kejadian, saya sendiri sudah menunggu Laruku datang sejak masih duduk di bangku SMA. 

Nostalgia Ramadhan


Udah 1 Ramadhan nih (menurut pemerintah). Udah pada puasa dong ya kalian semua?

Barusan ngeliat keponakannya masbos yang lagi buka, karena dia puasa setengah hari, jadi inget pas jaman masih kecil dulu. Dulu waktu masih puasa setengah hari aku sama temen-temenku biasanya buka waktu dhuhurnya bareng-bareng, bahkan mulai dari masak sampe hunting jajanannya juga bareng. Kalo makanan udah jadi terus udah bedug juga, kita langsung rame-rame menuju gang disamping rumah temenku buat buka. Ga ngerti juga kenapa suka makan disitu, biarpun sempit dan cuma beralaskan koran bahkan kadang ditemani jemuran (karena itu sebenernya tempat jemur baju), rasanya enak aja. Mungkin karena outdoor kali ya, jadi nuansanya seger.

Owl City Datang Kembali!!!


Belum genap satu tahun sejak konser Owl City di adakan di Jakarta tahun lalu, tepatnya konser yang di adakan pada tanggal 28 Oktober 2011, namun Hoot Owls sudah dikejutkan dengan kabar akan kembalinya Owl City ke Jakarta. Melalui kicauan akun Twitter @JAVAmusikindo dan @AdrieSubono dipastikan Owl City akan kembali menggelar konsernya di Jakarta



Sheishun Kyousoukyoku - The Sambomaster



Kemarin waktu libur pas hari Sabtu, iseng-iseng aku buka CD lama-lama yang isinnya sebagian besar soundtrack-soundtrack anime, dan aku jadi keinget sama lagu ini. Sudah lama pengen share sebenernya, tapi selalu ga jadi karena rupanya selama ini aku ga pernah perhatiin apa judul dan siapa penyanyi lagu ini :D


Lirik bahasa Jepangnya udah banyak di internet, jadi  kali ini pengen kasih translate-annya aja(walau ini juga udah banyak juga sih :P). Oke, ini dia liriknya.

Sheishun Kyousoukyoku

Connecting the dried up words
Nevertheless, we just want to convey
Our simple thoughts
The blowing and darkened wind on that day
Threw away into yesterday's ruins
I'll laugh with you; I'll live the present

Nevertheless, that event distresses you, right?
So that's why it is goodbye

While like this, I'll just share with you
Without leaving behind anything
Before long, we'll realize
That it's everything
Sadness travels down our cheeks
And merely becomes a river of tears
Our wavering thoughts will turn
Into strong whirlpools and melt together

Irritations and a bit of loneliness
What in the world are they to us?
Now we're not in a drama
"Hey, how is it?"
Even if we turned back toward that voice,
There wouldn't be anyone, right?
So that's why we'll shout loudly

Nevertheless, our voice won't reach any place, right?
So that's why it is goodbye

And then time flows again,
And I'll just share with you
Before long, we'll realize that it's everything
Sadness travels down our cheeks
And merely becomes an one-lined poem
Our wavering thoughts will turn
Into strong whirlpools and melt together

The blowing and darkened wind on that day
Threw away into yesterday's ruins, Oh Yeah

While like this, I'll just share with you
Without leaving behind anything
Before long, we'll realize that it's everything
Sadness travels down our cheeks
And merely becomes a river of tears
And then we'll become
The pale sea and melt together



Ga ada cerita khusus sih soal lagu ini, cuma suka aja. Aku juga suka liat penyanyinya kalo nyanyi.  Niat banget gitu kayaknya. O ya buat yang belum tahu, lagu ini adalah salah satu soundtrack anime Naruto hehe. .

Enjoy! . .