Dialog Dalam Lagu

Sewaktu saya masih kelas 3 SMP, saya sering sekali mendengarkan radio. Bukannya saya radioholic sih, tapi kebetulan saya ga punya TV waktu itu, sehingga jadilah radio sebagai satu-satunya teman elektronik saya. Saya masih ingat kalau dulu yang paling sering saya dengar adalah stasiun radio Istara, dan penyiar yang paling saya suka namanya Iwan. Dulu acaranya dia itu tiap jam 7 sampe jam 9 malam. Ah, kenapa saya jadi bahas ini.. *terbawa arus nostalgia*

Yang mau saya bahas sebenarnya mengenai dua buah lagu. Kalian tahu kan, terkadang dua buah lagu, jika ditinjau dari liriknya, kadang terasa seakan bagai sebuah percakapan. Satu lagu menjawab lagu yang lainnya. Di saat SMP tadi itulah saya iseng-iseng menghayati lagu-lagu itu secara berlebihan dan akhirnya merasa dua lagu yang akan saya tunjukkan disini ini memiliki percakapan itu. Cuma rasanya untuk dua lagu bukan keseluruhan lirik, tapi cuma bagian reff-nya. Ehmmmm, lebih baik pastikan sendiri aja deh. Let's check it out!

What is Love?

Lagi nonton acara galau-galau barusan. Presenter acara itu mengatakan sesuatu, aku tidak begitu  memperhatikan, tapi intinya dia membawakan semacam syair yang menanyakan kenapa bisa seseorang jatuh cinta.

ibu: iyo yen, opo o wong kok iso jatuh cinta yen?
aku: yo ga eruh ma
ibu: iyo, yen durung eruh cinta soale..
aku: hahaha

Ada sensasi aneh seakan aku telah mengatakan kebohongan saat aku tertawa. Sejenak aku merasa tahu. Tapi mungkin ibuku benar, aku memang belum tahu apa-apa soal cinta.

Ya, aku ini tahu apa. Aku hanya pernah merasa seakan pernah sedikit mengenalnya.


 #btw Hyde kurus banget di video itu, aku sampe pangling

Sherlock Holmes says..

Berikut ini saya kutip dari novel Sherlock Holmes karangan Sir Arthur Conan Doyle.

Otak manusia pada awalnya sama seperti loteng kecil yang kosong, dan kau harus mengisinya dengan perabot yang sesuai dengan pilihanmu. Orang bodoh mengambil semua informasi yang ditemuinya, sehingga pengetahuan yang mungkin berguna baginya terjepit di tengah-tengah atau tercampur dengan hal-hal lain. Orang bijak sebaliknya. Dengan hati-hati ia memilih apa yang dimasukkannya ke dalam loteng otaknya. Ia tidak akan memasikkan apapun kecuali peralatan yang akan membantunya dalam melakukan pekerjaannya, sebab peralatan ini saja sudah sangat banyak. Semuanya itu ditata rapi dalam loteng otaknya sehingga ketika diperlukan, ia dapat dengan mudah menemukannya. Keliru kalau kau pikir loteng otak kita memiliki dinding-dinding yang bisa membesar. Untuk setiap pengetahuan yang kau masukkan, ada sesuatu yang sudah kau ketahui yang terpaksa kau lupakan. Oleh karena itu penting sekali untuk tidak membiarkan fakta yang tidak berguna itu menyingkirkan fakta yang berguna.
(Sherlock Holmes : A Study In Scarlet)

Saya Setuju. Namun, bagaimanapun soal pilih-memilih terkadang bisa menjadi begitu rumit. Mungkin enak kalo ada brain technology kayak di film Paycheck.

Tentang Angin

Seperti biasa, hari ini tadi aku jemput keponakanku di sekolahan. Karena memang berencana mau belanja, mamanya keponakanku alias kakakku pun ikut juga. Setelah berpindah-pindah dari tempat belanja satu ke tempat belanja lain, eh keponakanku kebelet pipis, padahal acara belanjanya belum selesai. Daripada ambil resiko, kita mampir di pombensin.

Mumpung lagi di pom bensin, aku sekalian isi bensin buat motor. Kiri-kanan kulihat saja ada pompa ban motor... Aku jadi pengen memompa ban motorku juga. Kebetulan disitu emang disediain gratis. 

Dengan yakin dan percaya diri, aku ambil selang pompanya. Kadang-kadang memang aku suka mompa disitu sih, jadi istilahnya udah biasa gitulah. Cuma pas aku mau colokin selangnya ke ban aku liat kok colokannya agak beda, sebelumnya juga sempet beberapa kali ganti sih, tapi masalahnya..

Aku colokin selangnya. Cessshh..!!!
Aku kaget, suara 'ces'-nya ga biasa. Lebih nyaring dan rasanya cukup banyak angin berhembus. Aku mulai mengira aku bukannya mompa tapi malah bakal bikin ban-ku kempes. Tapi udah kepalang tanggung, aku
teruskan aja.

Syukurlah setelah selesai dan motor aku naiki rasanya tidak begitu berubah. Yah, paling tidak ban-ku ga jadi kempes. Diperjalanan menuju tempat belanja berikutnya aku jadi merasa itu sungguh perbuatan yang agak konyol dan sia-sia.

Big Flash News Today

Jadi akhirnya Pangeran dan Putri hidup bahagia selamanya. Tamat.


Mas Sendok dan Mbak Garpu

Saya mau coba bikin cerita, dongeng mungkin, coba dengar ya..

Di suatu masa, di suatu zaman, di suatu tempat dimana benda-benda juga punya perasaan, telah bertemu mas Sendok dan mbak Garpu. Pertemuan biasa. Diakibatkan oleh sebuah perdebatan mengenai peralatan makan
yang akan dipakai untuk makan malam.

"Kita akan masak apa untuk malam nanti?"
"Mau masak apa juga boleh. Apa pentingnya?"
"Dasar bodoh, hal ini penting untuk menentukan peralatan makan apa
yang akan kita pakai nanti. Kau tahu kita punya banyak macam."
"Baiklah, aku pikir kita masak soto saja."
"Oke, kita perlu mangkuk, sendok dan garpu. Kita pakai Blueberry set saja."
"Tapi garpu dari dinner set itu sudah hilang."
"Kau ambilkan saja dari set yang lain, yang sekirannya cocok."

Begitulah, saat makan malam tiba, bertemulah mas Sendok dan mbak Garpu di meja makan. Tak disangka keesokan harinya mereka bertemu lagi, begitu juga hari berikutnya, berikutnya dan untuk hari-hari berikut lagi. Panjang cerita mas Sendok ada hati sama mbak Garpu begitu juga sebaliknya. Tapi...

"Maukah kamu menjadi pasanganku untuk seumur hidupku?"
Mbak Garpu cuma diam.
"Kenapa kamu diam? Aku tak pantas buatmu ya?"

Mbak Garpu masih diam. Mbak Garpu tahu benar bahwa itu salah. Dia berjanji dalam hati akan menjawabnya besok ketika berpasangan dengan mas Sendok lagi di acara makan malam. 

Manusia, eh mmm benda bisa berencana tapi takdir bukan kita yang tentukan. Makan malam keesokan harinya masakan disajikan dengan dinner set lain, sendok lain, garpu lain, tidak menggunakan mas Sendok ataupun mbak Garpu. Sudah barang tentu mereka tak bertemu. Tersimpan dalam kumpulan dinner set yang berbeda, dalam rak yang berbeda, juga lemari yang berbeda. 

Akankah mas Sendok bertemu lagi dengan mbak Garpu? 
Dapatkah mbak Garpu menyampaikan jawabannya?
Apakah mereka akan menjadi pasangan untuk selamanya atau mereka akan sudah menemukan pasangan yang lain? Hanya Tuhan yang tahu.
Alasan kenapa mbak Garpu diam? Hanya mbak Garpu, dan tentu saja Tuhan, yang tahu :)

Nah, bagaimana ceritaku, apa pendapatmu?
Aku pikir aku tampak seperti meracau..

Chibi Chara Giveaway : Fusion



Selamat Tahun Baru!!!
Tidak terasa ya, sekarang udah tahun 2012 aja. Kira-kira perubahan apa saja ya yang sudah saya alami di tahun kemarin, 2011? Lalu apa resolusi saya untuk tahun ini? 
Jawabannya : RAHASIA :P

Tentu saja, karena entri pertama di tahun 2012 ini spesial saya buat untuk Chibi Chara Giveaway!!!!!!!



Giveaway yang diadakan oleh blog Persona Intikalia dan disponsori oleh blog Pencukur Bumi ini sejujurnya udah saya tunggu-tunggu dari tahun kemarin. Tahu kenapa? Penasaran? Cek aja ke TKP (buruan sebelum ditutup!).

Jadi langsung saja. Ini hasil coret-coretan saya >.<

saya bilang ini coret-coretan ya, jadi wajar kalo ga bagus.



Tugasnya sebenernya tuh disuruh bikin oret-oretan chibi yang menggambarkan diri sendiri. Kalau dibikin jujur, berhubung saya ini cuma gadis sangat biasa yang tidak biasa, saya berusaha pikir seperti apapun yang muncul adalah penampakan seperti yang ada di gambar sebelah atas kiri itu. Lengkap dengan api rohnya, huahuahua.

Trus yang lainnya itu apa YeN?

  • Yang sebelah kanan atas itu murni coret-coret tak berarti. Ga tahu ya, kalo pas lagi gambar atau corat-coret sering banget terlintas dan kemudian akhirnya tergambar sesuatu yang berbau-bau bintang. Aku hampir yakin kalau ini penyakit jenis baru. Sebaiknya kita kasih nama apa ya? LOL
  • Yang sebelah kiri nomer dua. Itu maksudnya mau bikin versi lain dari gambar yang pertama, bermaksud semakin mendekatkannya ke bentuk sebenarnya, tapi rambutnya terlalu terlalu kemana-mana, senyumnya ga keliatan.
  • Yang sebelah kanan nomer dua. Sebenernya itu masih menggambarkan saya juga sih, tapi yang ini digabungkan antara penampakan asli, pendapat orang-orang, dan kekaguman. Penampakan asli, yah hampir mirip gambar pertama itulah ya. Pendapat orang-orang, saya lumayan sering dibilang mirip Sadako -____- , but it's ok, aku ga merasa terganggu. Malah menurutku keren, wkwkwk. Kekaguman? Masa ga ada yang tahu sih itu niru pose nya karakter apa? Buat yang pernah tahu Death Note pasti tahu kan? Yap, pose L Lawliet. Sebenernya kalo L lagi jongkok dia ga ngemut permen sih, tapi ngemut jempol, tapinya lagi aku ga bisa gambar jempol, jadi ya gitu deh, hehheh.
  • Yang sebelah kiri bawah. Itu...apa ya.. Ga tahu juga kok jadi gambar penampakan manis begitu. Mungkin insting keseimbangan saya masih bekerja dengan baik kali ya. Jadi sehabis gambar makhluk-makhluk biasa aja yang suram, tangan saya jadi menggambar dia. Tapi bisa juga sih dipake buat alternatif kostum. LOL
  • Yang sebelah kanan bawah. Nah ini apalagi. Ini murni dibuat secara sadar atas dasar azas keseimbangan. Masa yang kiri 3, kanannya cuma 2?? wkwkwk. Tapi sebagian alasannya dibuat juga sebagai alternatif ekspresi sih, walau rasanya aku ga semanis itu.

Panjang lebar saya bicara soal coret-coretan ga jelas itu, pada dasarnya konsepnya simpel sih. Karakternya penampakan wajahnya sebisa mungkin sebelah matanya ga keliatan, kan maksudnya biar misterius gitu, hehe. Watak dasarnya agak suram tapi ga pesimis. Dan yang paling penting, sesungguhnya saya ingin menggabungkan antara Sadako dan L Lawliet. Soal kostum dan ekspresi mah bisa disesuaikan.

Ini kenapa saya jelasinnya udah PD banget yak? Kayak udah menang, dan mau dibikinin aja. Semoga sajalah, Amin.

Buat yang belum kebayang kayak gimana bentuk fusion antara Sadako dan L, ini aku kasih bonus sedikit gambaran.

Bersyukurlah ini bukan malam jum'at.
Sampai jumpa di entri-entri berikutnya. Cao!