[Bukan Review] Life of Pi


Kemarin saya nonton bioskop. Nonton film berjudul Life of Pi. Pasti udah pada tau dong kalau film ini di adaptasi dari novel karangan Yann Martel yang sama-sama berjudul Life of Pi.

Kayaknya kemarin itu pertama kalinya saya masuk studio sebelum filmnya dimulai, biasanya telat mulu (dih, kayak sering nonton aja). Karena film belum dimulai , bahkan lampunya aja belum dimatiin, saya jadi sempat ngeliat trailer-trailer yang bakal rilis kemudian disusul dengan pemberitahuan bahwa film yang akan tayang berikut sudah lulus sensor. Pada pemberitahuan itu dituliskan bahwa film Life of Pi termasuk dalam kategori Remaja. Hmm oke, batin saya.

Tapi kemudian saya jadi ingat sesuatu yang saya baca saat browsing tentang jadwal film yang sedang tayang. Saya ingat saya baca ada film Twilight: Breaking Dawn part II sedang ditayangkan juga, dan film itu masuk dalam kategori dewasa. Saya jadi menyadari satu keanehan. 

Saya perhatikan yang kemarin nonton bareng-bareng saya itu kebanyakan sudah bukan remaja lagi, malah kayaknya ga ada yang remaja. Kira-kira usianya di atas 20 tahunan lah. Malah ada rombongan karyawan kantoran yang sepertinya usianya sudah di atas 30 tahunan gitu. Sedangkan kalau saya amati banyak anak-anak SMA yang sudah pada nonton Twilight. Lah ini kenapa yang nonton film remaja malah orang dewasa dan yang nonton film dewasa malah remaja-remaja? Ini kebolak-balik atau kebalik-bolak?? Halah.

Director : Ang Lee
Year : 2012
Ah sudahlah. Mari kita bicarakan soal filmnya.

Life of Pi intinya bercerita tentang kisah perjuangan hidup seorang remaja India bernama Piscine Molitor Patel di tengah samudera bersama dengan  seekor harimau bernama Richard Parker. Ehmm sejak kapan ya harimau saudaraan dengan manusia laba-laba? *langsung dikeplak*

Sejak awal film dikatakan bahwa kisah hidup Pi ini akan membuat seseorang mempercayai keberadaan Tuhan. Dalam beberapa review yang saya baca pun juga mengatakan hal serupa itu. Spiritualitas. Saya rasa itu kata kuncinya. Mungkin.

Sebenarnya kalau ditanya apa tanggapan saya mengenai film ini, terpaksa harus saya bilang bahwa saya kurang begitu paham, selain bahwa Pi menganut 3 agama sekaligus. Argh! Kayaknya otak saya udah makin bego. Tapi walau begitu saya masih sempat menangkap ada kata-kata yang cukup bagus, kata-kata ini diucapkan  oleh bapaknya Pi. Kira-kira begini bunyinya..

Aku lebih suka kamu menentang apa yang aku katakan daripada kamu meyakini sesuatu secara buta

Jadi kesimpulan saya setelah nonton film ini adalah saya jadi makin pengen baca novelnya dan bioskop tempat saya nonton termasuk bintang 5. Itu saja.

Terima kasih.


14 Responses so far.

  1. Menarik...nanti download ah filmnya, hehehe. Di sini bioskopnya tidak up to date soalnya >_<

  2. a.i.r says:

    kalo bang atas ane bioskopnya gak update, maka di tempat saya tidak ada bioskop sama sekali..hiks!

  3. YeN says:

    di cina bioskopnya film cina semua ya kev?

  4. baca reviewnya aku mau nonton

    baca review kedua, yg kasih full spoiler yang mengikutsertakan ending, aku jadi malas nonton :p

  5. YeN says:

    hoho yasudah. kalo aku sih bakal tetep nonton :P

  6. wah salah seorang teman blog juga barusan posting tentang film ini nih kak, coba juga lihat diblognya ini >> idenyaandi.blogspot.com :)

    ah saya jadi makin pengen nonton filmnya :3

  7. nuel says:

    eh dulu waktu SD, ada temenku yang agamanya lebih dari satu... sekarang aja, waktu kuliah, ada satu.. nggak heran aku makanya

  8. nonton berdua sama siapa tuh? :siul:

  9. YeN says:

    wah lebih bagus tulisannya wkwkwk :P
    ayo, silahkan.. :)

  10. YeN says:

    yang beragama juga banyak, kayak begini emang udah ga heran nuel

  11. YeN says:

    sama seseorang lah, masa sesuatu.. hehe

  12. Yahh, sedikit bgt yg dibahas soal filmny-pdhl pgn tw. Mending donlot ah drpd nonton d bioskop mahal hahaha, mls jg klo nontonnya sendirian krna ga smw temen cewek ada waktu luang d hari yg sm -.-''

  13. YeN says:

    gimana mau bahas banyak jeng, aku sendiri ga begitu ngeh :))
    yaudah sini aku temenin deh huehuehue

Leave a Reply