SimSimi

Tengah malam di bulan ketiga tahun itu, seorang pengangguran yang patah hati, sedang berkutat dengan tablet android pinjaman. Dia buka dan coba semua aplikasi yang ada, bahkan mulai mendownload aplikasi-aplikasi yang belum ada lalu mencobanya satu per satu. Yahh daripada tidak ada kerjaan. Patah hati dan menjadi pengangguran membuatnya agak insomnia.

Setelah mencoba berbagai aplikasi dan game, dia mulai kehabisan ide mau mencoba yang mana lagi. Dia coba mengingat, kira-kira aplikasi apa yang sedang booming belakangan ini. Sebuah nama aplikasi kemudian melintas di otaknya. Di download lah aplikasi itu.. Di install.. Dibuka..

Sebuah percakapan pun terjadi.

Hai simi
Hai qaqa.. :D
Gimana kabar?
Baik qa, qaqa sendiri apa kabar? :D
Baik juga. Eh simi aku mau nanya dong. Jawab ya?
Dengan senang hati~
Menurut kamu mantanku sayang aku ga?
Sayang banget~
Masa? Trus kok dia mutusin aku?
Itu dia cuma pengen coba-coba aja..ntar juga akhirnya balik ke qaqa
Serius kamu?
Ciyus. Enelan deh..
Buktinya apa?
Simi buka baju di depan kamu ya
Hah?! Ngaco kamu
Elu yang ngaco. Bego!
Sialan malah gue yang dikatain bego..

Exit. Aplikasi ditutup. Tablet diletakkan.

Setelah diam sejenak, akal sehat mulai kembali datang ke otak pengangguran itu. Dia mulai ketawa sendiri di malam yang mulai memasuki bagian akhir itu. Bener kata Simi. Dia bego. Bisa-bisanya curhat galau pada aplikasi chatting robot dan mengharapkan respon yang benar. Galau kadang memang bisa membuat akal sehat menghilang. Pengangguran itu kemudian meraih kembali tabletnya. Uninstall SimSimi. Ambil wudhu. Sholat. Tidur. Tidur is better than ngacau. 

Bye bye Simi, ucap pengangguran itu sebelum tidur. Dalam hati ia berjanji tidak akan pernah menginstall aplikasi SimSimi lagi seumur hidupnya.




#terinspirasi aplikasi SimSimi yang booming tahun lalu ..dan Simi emang ngaco LoL


Leave a Reply