Sh*t Story

Sekali atau dua kali terkadang saya kita terpaksa untuk pup di kantor. But..
..one does not simply about pup di kantor saya adalah soal pengairannya.

Pengairan di kantor saya konvensional sih, seperti yang banyak diterapkan di mall atau bangunan besar lainnya. Jadi air dari kran PDAM di bawah / sumur / sumber air apapun yang biasanya selalu ada di bawah di pompa ke tandon air yang diletakkan di atas gedung. Kemudian melalui pipa-pipa, air tersebut akan dialirkan menuju keran air atau toilet-toilet yang ada di bawahnya hanya dengan mengandalkan gaya gravitasi.

Jika toiletnya cuma ada satu atau yang sedang pup hanya kamu, maka pengairan konvensional seperti itu tidak akan menjadi masalah. Namun tentu saja, di bangunan sebesar kantor, tidak mungkin toilet hanya ada satu dan tidak ada yang bisa menjamin tak terjadi pup secara bersamaan antar toilet.

Satu kemungkinan buruk yang tidak diinginkan namun sering terjadi adalah saat kamu selesai pup, pencet tombol flush tapi airnya ga keluar lantaran di bilik toilet lain ada yang flush lebih dulu atau keran air lain banyak yang sedang dibuka sehingga tekanan air untuk flush kurang dan t*i-nya ga bisa hilang dengan sempurna.

Kadang saya kebetulan mengalami hal ini, 
Lalu sebel pup-nya ga ilang-ilang, 
Lalu dengan kesal bilang "Akh, t*i lu!"
Lalu ngakak sendiri di toilet.

Yagimana, ngatain t*i ke yang emang t*i...



Leave a Reply