BTS at BBMA

BTS telah diumumkan sebagai group K-pop pertama yang masuk menjadi nominasi di Billboard Music Award 2017 kategori Top Social Artist, setelah sebelumnya memecahkan rekor sebagai group K-pop pertama yang menduduki peringkat pertama Chart Billboard Social 50.

Tidak hanya hanya itu, BTS bahkan album WINGS mereka juga disebut sebagai album K-pop yang paling lama berada di Chart Top 10 World Album Billboard. 

Sebagai ARMY abal-abal saya sangat bangga sekali melihat kesuksesan mereka. Tapi sebagai ARMY abal-abal, saya juga khawatir, karena semakin tinggi pohon maka akan semakin kencang angin yang akan meniup.

Semoga dengan kesuksesan yang telah mereka raih dan akan mereka raih nantinya, mereka tidak kehilangan kebahagiaan mereka, tidak menghalangi mereka untuk mendapatkan cinta dan kasih yang tulus dari orang-orang disekitarnya. Tidak membuat mereka kehilangan jati diri dan karakter mereka, apalagi sampai ikut-ikutan nakal seperti artis-artis dunia kebanyakan. Tetap jadi idol yang sopan tapi lawak dan lucu seperti sekarang. Menjadi tampan dan berbakat di dunia hiburan itu ga gampang, kalian akan sangat rentan untuk hanya dimanfaatkan, disukai hanya karena wajah atau kepopuleran dan lain-lain. Tapi sekali lagi, semoga mereka tetap menjadi boys with fun, dapat bahagia di dunia, dan jika mungkin juga akhirat.

Ya Allah, saya cuma voting sedikit buat BTS di BBMA biar ga dikatain alay, tapi dengan bikin postingan begini kayaknya bakal tetep keliatan alay deh. 

Bodo amat ah. Haha.

BTS and Me

Saya pikir adalah suatu hal yang menggelikan, bahkan cenderung memalukan bagi seorang yang sudah berada pada paruh akhir usia 20-an untuk menggilai idol grup korea, tapi justru itu malah terjadi pada diri saya.

Berawal dari seorang anak muda di kantor yang status dan display picture bbm-nya sering berupa tulisan Blood, Sweat and Tears. Awalnya saya kira itu karena dia sedang berjuang untuk kuliah dan kerjanya dan dia merasa frasa itu sangat menggambarkan dirinya. Dugaan ini tidak salah, tapi kemudian saya mendapat pengetahuan baru bahwa frasa itu adalah sebuah judul dari salah satu lagu andalan idol grup korea yang baru saja dirilis. Sampai disini saya masih biasa aja.

Lalu beberapa bulan berlalu, dan suatu ketika saya sedang istirahat lalu iseng buka youtube sambil memikirkan enaknya streaming video apa ya? Saya biasanya streaming video animasi culoboyo junior (#eh), tapi kebetulan waktu itu semua videonya sudah selesai saya tonton dan saya juga sedang ingin mencoba sesuatu yang baru. Tiba-tiba di otak saya terlintas frasa blood, sweat and tears, maka saya ketiklah kata itu di tab search youtube. Hasil pencarian muncul dan saya memutar video yang muncul paling atas. Sebuah video klip dari lagu berjudul Blood, Sweat and Tears milik idol grup BTS.

Kesan pertama saat menonton video klip itu adalah "Dem, mereka manis-manis amat!!"

Saya pakai kata manis karena mereka memang sweet abis. Cantik tapi cowok. Definisi sesungguhnya dari pretty boy. Oh well, sebenarnya senyum Jungkook dan V yang saya maksud.

Seusai menonton, saya ga berani replay. Udah ada firasat tuh, kalau saya tidak akan bisa selamat kalau sampai video itu diputar ulang. Hari itu saya berhasil selamat.

Hari berganti hari. Minggu berganti minggu, Bulan berganti bulan. Dan tahun berganti tahun. Akhir Maret 2017, entah ada setan apa, tiba-tiba saya jadi pengen nonton blood, sweat and tears lagi dan kali ini rupanya sudah tak mampu selamat lagi. Saya jadi benar-benar suka mereka sejak kali itu.

BTS adalah kepanjangan dari Bangtan Seonyeondan yang artinya kurang lebih sama dengan Bulletproof Boy Scouts yang debut pada tahun 2013. Anggotanya ada 7 orang, yaitu : Rapmonster (Kim Namjoon), Jin (Kim Seokjin), Suga (Min Yoongi), J-hope (Jung Hoseok), Jimin (Park Jimin), V (Kim Taehyung) dan Jungkook (Jeon Jungkook). 3 Orang adalah rapper dan 4 lainnya vokalis. BTS adalah idol grup Korea pertama yang saya benar-benar suka. Dulu sih saya pernah bahas sedikiiiit banget soal Super Junior, tapi itu cuma karena saya suka sama wajahnya Kyuh Hyun dan Dong Hae, saya ga benar-benar suka mereka sebagai sebuah grup.

BTS menurut saya spesial adalah karena mereka cenderung tidak bertingkah sok keren, mereka malah sering bertingkah kayak bocah. Iya, saya suka mereka karena mereka itu lucu-lucu, cute-cute, manis-manis tapi juga koplak kayak bocah. Apalagi kalau liat Jungkook. Ngeliat video dia pas sebelum debut, awal debut dan yang baru-baru ini kadang bikin saya, entah bagaimana, kayak merasakan kebahagiaan seorang ibu yang melihat anaknya tumbuh dewasa dengan menakjubkan. Njirr, jadi berasa emak-emak, padahal nikah aja belum.

Saking sukanya sama BTS, dari akhir Maret sampai sekarang, tahu-tahu saya udah koleksi lebih dari 10GB video mereka hauhau. Itu belum termasuk video yang cuma di-streaming doang dan lagu yang diputer di spotify berulang-ulang. Saya bahkan sempet kalang kabut pengen nonton konser mereka tanggal 29 April kemarin di Jakarta, dan sekarang sedang setengah mati menahan diri untuk tidak daftar membership official fansclub BTS serta mengikhlaskannya.

Hal lain yang menjadi alasan mereka spesial, yang sejak awal membuat jatuh hati adalah lagu mereka dan dance mereka yang keren. Lagu yang paling saya suka sekarang ini adalah You Never Walk Alone. Aslinya lagu mereka banyak banget yang saya suka, tapi kan ga lucu kalau saya tulis disini semua. Konsep mereka sendiri juga bagus banget.

Kalau soal member favorit, walau Jungkook saya akui adalah member yang paling multi talented dan dapat diandalkan, tapi saya sukanya sama V alias Kim Taehyung. Dia soalnya mukanya innocent sih haha, trus suaranya juga mampu menggemakan hatimu #halah

Oke cukup sampai disini dulu. Ga akan ada habisnya kalau saya terusin cerita soal BTS. Mari kita akhiri postingan ini dengan menonton salah dua video mereka. Anyeong~





Tidak Bisa Mikir

Jadi ceritanya saya sedang mengerjakan tugas tapi sama sekali tidak bisa mikir lalu kemudian ingat sudah lama sekali tidak buka blog ini.

Saat mengetik entry ini saya jadi sadar kalau saya sudah semakin lapar. Mungkin itu sebabnya saya tidak bisa mikir. Yaudah saya mau makan dulu. #pentingbanget

Ini kenapa tulisannya jadi sepotong-sepotong kayak pas nulis di twitter sih.

KAMU

Hei, kamu.
Buruan nikah sana gih.
Biar aku bisa move on.

2016

Hari ketiga bulan pertama tahun 2017. 

Tahun 2016 sudah berlalu. Banyak netizan (utamanya twitter, yang saya tahu dengan pasti) yang menggambarkan 2016 sebagai tahun yang sangat kejam. Well, saya sangat setuju.

Saya memasuki tahun 2016 dengan cukup berantakan dan tanpa persiapan apapun. Tidak ada rencana yang cukup jelas dan ambisi yang cukup untuk memenuhinya. Hmm mungkin dari awal saya sudah merasa 2016 akan tidak seperti apapun yang saya inginkan.

1. Awal tahun dibuka dengan wacana mengenai kepindahan Engineer Unyu ke kantor baru yang ada di Mojokerto. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena ini berarti saya ga akan bisa ketemu tiap hari. Suram.

2. Hadiah dari Huda Tula akhirnya sampai. Teman lama saya di dunia per-blogger-an ini akhirnya berhasil menerbitkan novel pertamanya yang berjudul Malam Merunjung. Saya senang sekali. Kalau kalian mau baca juga silakan beli disini. Sebenarnya saya bermaksud menulis review mengenai novel tersebut, bahkan sampai udah izin segala sama mas Huda, tapi malah ga kesampaian sampai sekarang. 

3. Sekitar bulan Maret, hal yang saya khawatirkan terjadi. Engineer Unyu dipindah ke kantor Mojokerto. Yang dulu bisa ketemu tiap hari, maka sekarang ketemu sebulan sekali pun belum tentu. Hei, ini bukan gara-gara kamu yang mendoakan kan?

4. Bulan Mei terjadi banyak hal yang menyedihkan hati, sampai-sampai saya buat postingan khusus mengenai itu. Silakan baca disini.

5. Banyaknya hal tak mengenakkan hati di bulan Mei ini saya pikir sudah yang paling buruk, tapi ternyata ini masih hanya intro. Tuhan memang sangat pengertian sepertinya, itu sebabnya Dia memberikan pemanasan dulu sebelum memberikan yang lebih kemudian. Bulan Juli, Ibu saya tercinta meninggal, tepat sehari sebelum hari raya. Padahal saya, walau hanya sederhana, sudah membeli baju untuk beliau. Entah kenapa lebaran itu saya sangat ingin sekali bisa berfoto bersama sekeluarga, yang biasanya jarang kami lakukan, tapi ternyata tidak bisa terlaksana. Tak perlu saya jelaskan lagi bagaimana kehilangannya saya.

6. Tidak sampai 100 hari sejak kepergian ibu, ternyata tante saya pun menyusul. Padahal beliau lah yang sudah sangat banyak membantu untuk merawat ibu saya saat terkena stroke. Beliau dulu juga membantu mengasuh saya dan kakak-kakak saya. Beliau sudah seperti ibu saya sendiri. Tidak pernah sebelumnya saya kehilangan anggota keluarga yang saya cintai dalam waktu yang sangat berdekatan seperti ini, dan semoga tak akan pernah lagi.

7. Belum resmi diubah, tapi setelah ini, kartu keluarga hanya akan berisi nama saya seorang sebagai penghuni.

8. Kabar baik di akhir tahun. Partner in crime saya yang dulu tidak diperpanjang kontraknya, kini kembali bekerja di kantor. Sayangnya sekarang dia ditempatkan di kantor Mojokerto, sehingga kami tetap tidak akan bisa bermain bekerja bersama seperti dulu lagi.

9. Omong-omong, saya mulai kuliah. Sewaktu memandikan jenazah ibu saya, Mudinnya sempat bilang bahwa ibu saya ini, yang masih membuat beliau agak berat untuk meninggalkan dunia hanyalah pikiran mengenai saya yang belum menikah. Lalu ujung-ujungnya saya disuruh agar segera menikah. Agak absurd memang. But since i don't have someone special yang berpotensi ngajak nikah, saya bertekad, nikah ga nikah saya harus bisa jadi orang sukses yang bisa hidup mandiri dengan baik dan tidak kekurangan, kuat serta mampu menjaga diri sendiri sehingga ibu saya bisa tenang di alam kubur walau saya belum menikah. Dan langkah pertama untuk hal ini, saya putuskan, adalah dengan kuliah. 

10. Diluar dugaan ternyata kemudian ada 3 orang yang ngajak saya nikah, tapi semuanya ZONK! Orang pertama adalah yang paling absurd. Suatu malam tiba-tiba saya dipanggil, lalu dia bercerita bahwa dia mewarisi harta yang sangat banyak dari leluhurnya, namun syarat untuk menerima warisan tersebut adalah dia harus menikah terlebih dahulu, lalu dia bertanya apakah saya bersedia. Dia mengatakan saya bisa mengajukan syarat apapun, rumah, mobil atau apapun dan nanti akan dia penuhi. Sekilas sempat terpikir supaya minta syarat dibuatkan seribu candi dalam semalam ala-ala Roro Jonggrang, pemikiran yang didasari sedikit ingin tahu dan banyak naluri dagelan. But NO. Skenario macam apa ini? Dari segi manapun saya tidak mau menikah dengan alasan seperti ini. Tidak dengan syarat apapun. Situasi saat itu sangat tidak mengenakkan, kalau tidak bisa disebut menakutkan, karena saya hanya sendiri dan berada di tempat mereka, lalu karena tidak dapat menemukan cara penolakan yang lebih sopan maka saya terpaksa berbohong bahwa saya sudah punya pacar dan langsung buru-buru kembali ke rumah. Saya luar biasa shock waktu itu dan mendadak saya menyadari, mungkin inilah alasan ibu ingin saya segera menikah. Rupanya tidak mudah menjadi wanita. Lalu mengenai orang kedua dan ketiga, mereka ngajak nikahnya lewat BBM. Apa-apaan coba orang-orang ini??? Entah kenapa saya merasa semua ini seperti penghinaan. Hhhh.

11. Saya akhirnya akan bisa menamatkan Taiko. Dulu sepertinya sudah pernah tamat, tapi ada jilid yang ga kebaca lantaran di perpus ga ada. Fyi, dulu yang saya baca adalah yang versi buku kecil yang terbagi menjadi 10 jilid, kali ini yang saya baca adalah yang versi full, tebalnya 1000 halaman lebih. Sekarang sudah masuk buku ke-10, yang terakhir. Kalau tidak ada halangan rasanya besok atau lusa sudah akan bisa tamat, hehe.

12. Saat ini semakin jelas bahwa beberapa orang kantor sudah mengetahui keberadaan blog ini. Sebenarnya dari tahun lalu pun saya sudah merasa ketahuan, hanya saja tahun ini ada 2 orang yang langsung menyatakan bahwa dirinya mengetahui blog ini, tanpa saya perlu menduga-duga. Tidak ada yang salah dengan blog ini maupun isinya bila diketahui siapapun, dan ini bukan semata-mata karena orang kantor atau bukan. Hanya saja ada beberapa orang yang saya tidak inginkan mereka tahu blog ini. Karena apa? Karena pemahaman manusia itu terbatas dan saya kadang malas untuk menjelaskan segala sesuatunya kepada semua orang. Tidak tahu akan lebih baik daripada pemahaman setengah-setengah yang didasari pemikiran sempit. Saya mulai terpikir untuk segera menutup blog ini, tapi mengingat masih ada beberapa tanggungan pribadi, hal itu masih saya pertimbangkan lebih lanjut. Entahlah.

Sesungguhnya masih banyak yang ingin saya tulis dan tambahkan disini, tapi sayangnya saya lupa haha. Baiklah, mari kita akhiri saja, semoga mulai hari ini sampai dengan selanjutnya kebahagiaan dan keberuntungan selalu menyertai kita.

Hari ketiga bulan pertama tahun 2017.